Candi Prambanan Yogyakarta, Candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara

Candi Prambanan Yogyakarta
Candi Prambanan Yogyakarta

Candi Prambanan Yogyakarta adalah salah satu destinasi populer yang diminati banyak kalangan penikmat perjalanan, baik domestik hingga mancanegara. Candi Prambanan merupakan sebuah aset budaya lokal yang sejauh ini menjadi salah satu tujuan wisata nomor satu di Yogyakarta.

Sebagai situs cagar budaya nusantara, Candi Prambanan Yogyakarta mempunyai nilai-nilai budaya zaman kerajaan yang unik. Inilah daya tarik utama tempat wisata di Jogja yang satu ini sehingga wisatawan domestik dan mancanegara datang mengunjunginya.

Kompleks Candi Prambanan Yogyakarta terletak di lokasi yang terbilang unik, yakni pada perbatasan antara Jawa Tengah dan Yogyakarta. Secara administratif, berada tepat di antara Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta dan Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Candi ini terletak di Desa Bokoharjo, Sleman sementara akses masuk ke kompleks candi tersebut berada di Desa Tlogo, Klaten. Secara umum, Candi Prambanan lebih terkenal berada di wilayah Jogjakarta.

Dari bentuk bangunannya, Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar dan termegah di Asia Tenggara. Hal ini dapat ditilik melalui arsitektural bangunan yang ramping dan menjulang tinggi, yang mana hal ini merupakan ciri khas arsitektur Hindu.

Terdapat Candi Siwa sebagai candi utama berketinggian lebih dari 47 meter dan terletak tepat ditengah-tengah gugusan candi-candi lain yang lebih kecil. Oleh UNESCO, Candi Prambanan ditetapkan sebagai sebagai salah satu “world heritage” pada tahun 1991.

Candi Prambanan, candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara

Candi Prambanan, candi Hindu Terbesar di Asia Tenggara

Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Candi Prambanan sebesar Rp 30 ribu per orang (dewasa, wisatawan domestik) atau 18 USD (dewasa, wisatawan asing). Sementara untuk anak-anak, biaya tiket masuk adalah sebesar Rp 12.500 saja.

Baca juga: Inilah 12 Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal

Alamat Candi Prambanan: Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta | (0274) 496401
Peta Lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.751919,110.492006

Sejarah Candi Prambanan Yogyakarta

Candi Prambanan Yogyakarta merupakan candi Hindu paling megah dalam sejarah Jawa Kuno. Candi Hindu ini konon dibangun sebagai tandingan candi Buddha (Candi Borobudur) yang berlokasi tidak jauh dari Candi Prambanan. Dari penelitian para sejarawan, candi yang diagungkan umat Hindu ini mengawali era berkuasanya Wangsa Sanjaya di tanah Jawa.

Teori ini berkembang berdasarkan perbedaan Wangsa Kembar, yaitu Wangsa Sanjaya yang menganut ajaran Hindu dan Wangsa Syailendara sebagai penganut ajaran Buddha.

Candi Prambanan di malam hari

Candi Prambanan di malam hari

Secara umum, masyarakat Jawa relatif kurang mengetahui tentang sejarah Candi Prambanan Yogyakarta meskipun situs ini sudah sejak lama ditemukan. Beberapa kisah historis tentang objek wisata Candi di Jogja yang satu ini kurang diketahui ini, misalnya dari kerajaan apa dan siapakah raja yang mendirikan bangunan candi semegah ini.

Baca juga: Inilah 13 Candi di Jogja Paling Menawan

Dari sisi imajiner, lalu terciptalah legenda atau mitos yang mendeskripsikan ikhwal berdirinya bangunan Candi Prambanan Yogyakarta, yakni terdapat kisah tentang raja raksasa, ribuan candi yang dibangun atas bantuan makluk halus yang selesai hanya dalam tempo satu malam, serta puteri berparas cantik yang kemudian dikutuk menjadi patung. Legenda ini kemudian terkenal sebagai kisah Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.

Gedung Pertunjukan Trimurti

Sebagai situs purbakala yang eksistensi diakui dunia internasional, Candi Prambanan Yogyakarta mempunyai karakter khas dan unik. Salah satunya, yaitu dengan dibangunnya kompleks panggung yang terdapat di seberang sungai Opak yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan Trimurti untuk pentas sendratari Ramayana yang digelar secara rutin.

Gedung Pertunjukan Trimurti di Prambanan

Gedung Pertunjukan Trimurti di Prambanan

Di tempat ini, Anda dapat menyaksikan pertunjukan tari yang jika diperhatikan secara serius bukan hanya sekedar tarian biasa, namun sesungguhnya melambangkan kisah berdirinya Candi Prambanan itu sendiri. Gedung pertunjukan Trimurti ini berada di tepi Barat sungai Opak, persis di seberang candi, dan membuatnya memiliki latar Candi Prambanan yang terlihat indah dalam sorotan cahaya lampu.

Tetapi Anda harus tahu bahwa panggung terbuka Trimurti ini hanya digunakan pada saat musim kemarau saja, sedangkan di musim penghujan pertunjukan dialihkan ke panggung tertutup.

Baca juga: Ini 6 Spot Menarik Wisata Kaliurang di Kaki Merapi Jogja

Sendratari Ramayana adalah petunjukan wayang orang yang didominasi dengan konsep tarian. Konsep tarian ini adalah tradisi keraton Jawa yang telah berusia ratusan tahun. Bagi Anda para penikmat tradisi dan kebudayaan Jawa, pertunjukan sendratari ini tentu saja merupakan sebuah suguhan yang menarik tatkala dalam perjalanan wisata di Jogjakarta. Pertunjukan biasanya diadakan pada ketika bulan purnama, mulai rutin dipentaskan di gedung Trimurti sejak tahun 1960 silam.

Sunset di Candi Prambanan Yogyakarta

Sunset di Candi Prambanan Yogyakarta

Tahukah Anda bahwa Candi Prambanan Yogyakarta pernah direnovasi secara besar-besaran pada tahun 1990? Sejak saat itulah candi bersejarah ini berfungsi kembali sebagai sentral ibadah umat Hindu di Pulau Jawa. Kebangkitan nilai-nilai keagamaan di Prambanan itu sendiri ditandai dengan banyaknya masyarakat lokal yang menganut ajaran Hindu yang kemudian dilengkapi dengan kehadiran pendatang dari Bali dan luar pulau Jawa lainnya.

Mereka umumnya menetap atau sengaja datang ke Prambanan untuk menggelar upacara keagamaan pada hari besar, seperti Galungan, Nyepi, atau Tawur Kasanga. Perlu diketahui, Candi Prambanan terhimpun menjadi satu kesatuan dari sejumlah 240 jenis candi, yakni 3 Candi Trimurti, 3 Candi Wahana, 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 Candi Patok, dan 224 Candi Perwara.

Baca juga: Inilah 13 Spot Wisata Gunungkidul Jogja Paling Populer

Candi Perwara di Prambanan Yogyakarta

Candi Perwara di Prambanan Yogyakarta

Hotel di Candi Prambanan Yogyakarta

Terdapat sejumlah hotel dekat Candi Prambanan, beberapa di antaranya berbentuk homestay. Beberapa homestay dan hotel dekat Candi Pramabanan yang populer, di antaranya Poeri Devata Resort Hotel, Quin Colombo Hotel, dan Surya Darma Homestay. Semuanya berjarak dalam radius 2 hingga 4 km dari lokasi candi tersebut.

Anda dapat mencari hotel atau penginapan dekat Candi Prambanan secara online guna memastikan ketersediaan kamar. Salah satu online booking yang populer adalah AGODA.

Baca juga: Inilah 5 Hotel Murah di Jogja Paling Disukai

Rute Perjalanan ke Candi Prambanan

Bagi masyarakat Jogjakarta dan Jawa Tengah, tidaklah sulit jika ingin datang ke Candi Prambanan Yogyakarta. Jika Anda ingin menggunakan kendaraan umum agar dapat tiba di kawasan Candi Prambanan, Anda dapat menaiki bus Trans Jogja 1A dari Malioboro Yogyakarta. Perjalanan akan memakan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Loading...
No review found! Insert a valid review ID.